Gagah Berbagi Warnai Status Mahasiswa



Perkuat pusat perluas cabang, itulah yang tengah dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Suka Rela Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UKM KSR UMY) Sabtu (9/5). Mempererat tali silaturahmi, berguna, berbagi, dan mengabdi kepada masyarakat sekitar. Acara bakti sosial (baksos) yang telah dipersiapkan sejak satu setengah bulan lalu itu, kini telah dibuka oleh Wakil Rektor 3, Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA), dr. Suryanto selaku Pembina KSR UMY, serta pihak Dinas Sosial Kab. Bantul di Plaza Bintang UMY. 

Acara dengan tema “Lets Share Our Happines, We Share We Get” ini ditujukan untuk Panti Asuhan Bina Siwi yang tepatnya berada di daerah Pajangan. “Untuk baksos ini sendiri diadakan dalam rangka memperingati Hari Autis Sedunia tanggal 4 Mei lalu, tapi kita baru peringati sekarang. Walaupun sebenarnya di Panti Bina Siwi cuma ada beberapa anak yang menderita autis tapi kebanyakan tuna wicara dan tuna rungu. Di sisi lain kan juga merupakan program kerja yang setiap tahun pasti diadakan walaupun beda bentuk acaranya,” ungkap M. Qazuini Muzahar selaku ketua panitia. Menurutnya juga makna tema ini adalah berbagi sesama, karena tidak hanya materi yang bisa dibagikan, melainkan juga tenaga dapat kita sumbangkan.

Acara ini di mulai sejak pukul 9 pagi yaitu adanya bazar yang memajang dan menjual hasil kerajinan anak panti seperti boneka wisuda. Sedangkan puncak acara yaitu pembukaan pada pukul 13.00 dan dilanjutkan penampilan Hadro atau Qasidah, tari dan lima band anak panti, juga beberapa UKM salah satunya Tapak Suci hingga pukul 17.00.

Dalam kegiatan ini juga telah hadir beberapa perwakilan unit KSR Palang Merah Indonesia (PMI) kota Yogyakarta seperti KSR Mercubuana. Walaupun pembentukan panitia acara yang terhitung mepet dengan pelantikan anggota baru pada periode ini, hal tersebut tidaklah menjadi kendala yang berarti karena terbukti mendapat banyak respon positif dari berbagai pihak. Dukungan yang tidak sedikit berasal dari pihak kampus, pihak panti, beberapa sponsor, civitas akademika serta masyarakat sekitar Alun-Alun Selatan yang sangat antusias saat diadakannya penggalangan dana beberapa waktu lalu. Bahkan ada juga yang ingin datang langsung dan terlibat dalam acara ini.

Tidak ada sasaran khusus yang menjadi target baksos kali ini. “Sasaran peserta kita sekarang umum. Tidak hanya mahasiswa, jajaran tinggi universitas dan siapa saja yang mau bergabung termasuk dinas sosial. Karena kan ini pantinya terpencil di tengah sawah jadi biar masyarakat tahu kalau ada panti di Bantul yang kurang mendapatkan perhatian,” tutur Muzahar. Berdasarkan survei panitia, sangat minim bacaan di perpustakaan panti ini, juga bahan pokok makanan. Maka dalam baksos ini barang yang disumbangkan berupa buku bacaan, buku mewarnai, alat tulis, pakaian layak, sembako serta uang tunai. Besar harapan terhadap civitas akademika agar lebih bersikap partisipasif dan responsif dalam menanggapi acara-acara sosial seperti ini.

“Mari berbagi, karena di antara kita ada yang kurang beruntung dan memiliki keterbatasan tapi dapat menghasilkan suatu karya kenapa kita tidak coba rangkul dan bantu mereka agar kita berguna bagi orang lain,” tukas Muzahar kembali. (vog)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar