Empat Srikandi UMY Emban Amanah DIKTI



Empat srikandi UMY menggelar forum diskusi bertajuk pemberdayaan desa wisata bagi warga di Desa Wisata Kalipucang Bantul Yogyakarta. Dengan mengundang Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, acara yang dilaksanakan pada Minggu (10/5) siang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Program Kreasiatifitas Mahasiswa-Pengabdian pada Masyarakat (PKMM) "Kampung Kalipucang: Berperadaban Lokal, Berinteraksi Global" sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kualitas desa wisata melalui pelatihan bahasa Inggris dalam rangka mengemban amanah DIKTI atas PKM yang dibiayai tahun 2015.

“Senang sekali pada kesempatan kali ini kita dapat berkumpul mengikuti kegiatan para mahasiswa putri-putri srikandi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,” ungkap Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul Yogyakarta, Ni Nyoman Yudiriani, SET. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada empat mahasiswa UMY atas partisipasinya dalam meningkatkan SDM pemuda-pemudi Karang Taruna Kalipucang melalui pelatihan bahasa Inggris.

“Bahasa Inggris itu penting bagi masyarakat apalagi desa wisata, agar desanya semakin atraktif bagi wisatawan asing,” terang Aninda selaku Ketua PKM. ”Kalau masyarakat desa wisata bisa berbahasa Inggris, desa wisata tidak hanya menawarkan potensi wisata tapi dari interaksi tersebut warga akan menciptakan peluang bagi kemajuan desa secara mandiri, salah satunya menjadi guide,” tambahnya.

Desa wisata merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kawasan Bantul. Daerah yang mengomitmenkan dirinya sebagai Bantul, The Harmony of Nature and Culture ini memiliki banyak desa wisata yang menawarkan beragam potensi alam dan kerajinan budaya, salah satunya Kalipucang. Namun menurut warga desa Kalipucang, ketidakmampuan warga desa dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris menjadi kendala mereka untuk mempromosikan wisata kepada dunia luar.

Maka dari itu, dengan adanya program pelatihan bahasa Inggris oleh tim PKMM UMY ini, masyarakat berharap pemuda-pemudi Kalipucang memanfaatkan momen tersebut untuk antusias dalam berlatih bahasa Inggris. Agar ke depan bisa menyumbang ide dan tenaga demi meningkatkan kualitas Desa Wisata Kalipucang. 

“Tidak perlu sangat menguasai bahasa Inggris untuk berinteraksi dengan turis asing, apalagi pelatihan hanya empat bulan. Yang penting berani dulu dan PD alias Percaya Diri,” tegas Takdir Ali Mukti selaku dosen pembimbing PKMM tersebut dalam sambutannya.

(NOR)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar