Siapkah Kita Menghadapi Ekonomi Masa Depan?



Kemajuan ekonomi merupakan salah satu faktor berkembangnya sebuah negara, begitu juga Indonesia. Perkembangan ekonomi yang baik akan berdampak besar pada kualitas pertumbuhan negara tersebut. Dalam perkembangan ekonomi peran Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting, dimana SDM sebagai subyek untuk maju atau tidaknya perkembangan ekonomi di Indonesia. Pada akhir tahun 2015, Indonesia akan menghadapi ekonomi masa depan yaitu Asean Economic Community. Dengan inilah maka Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Strategi Pengembangan SDM untuk Menghadapi Ekonomi Masa Depan” yang diselenggarakan pada hari Senin (23/3) di Gedung AR Fakhruddin B lantai lima, Universitas Muhammdiyah Yogyakarta (UMY) dalam rangkaian milad UMY ke-34. 

Pembicara yang turut hadir dalam seminar ini diantaranya, Prof. Dr. H. Boediono, B.Sc. MEc., Rudy Suryanto, S.E, M.Acc., Ak., Prof. Mudrajat Kuncoro, Ph.D., dan Ir. H. Isran Noor, Msy. Acara ini dibuka oleh sambutan ketua panitia, Muhammad Rizky Wahid yang diteruskan oleh Bambang Cipto, selaku Rektor UMY.

Dalam menghadapi ekonomi masa depan dibutuhkan strategi untuk menjadikan negara maju. Negara maju seperti Jerman dan Korea Selatan ialah dua dari negara yang memiliki institusi publik serta mengaturnya secara berbeda. Apabila penegakan hukum tidak berjalan baik, maka pergerakan dan perjalanan tidak baik pula. Ketika kita melakukan program pengentasan kemiskinan, maka hal terpenting yang harus diperbaiki adalah kebijakan politik. Semua program yang melaksanakan hal ini adalah birokrasi. Ia merupakan elemen yang sangat penting dan kritikal. “Anda harus siap membangun regenerasi dan institusi lebih baik yang diganti. Kalau anda tidak siap, Indonesia mau dibawa kemana? Tingkatkanlah kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda!” kata Boediono yang pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia. 

Rudy Suryanto, S.E, M.Acc., Ak. juga menambahkan menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri, siap bersaing global, terus berkarya dan wirausaha sosial merupakan alternatif lain bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas SDA kedepannya. “Wirausaha sosial disini berarti menyelesaikan masalah sosial dengan pendekatan bisnis dan melatih mahasiswa program riil dengan pengetahuan dari kuliah,” jelasnya. (FIR/KL)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. lead itu kalo bisa ngutip dari omongan pembicara yg bisa menarik utk mau dibaca, misal "Tingkatkanlah kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda!” kata Boediono saat mengahadiri seminar dstt.

    BalasHapus