Mahasiswa UMY Inisiasi Program Peduli Penderita Leukemia





Melalui Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) pengabdian masyarakat, mahasiswa UMY inisiasi program Laskar Darah. Menurut Muamar Irfan, yang juga ketua program, Laskar Darah merupakan program kepedulian dan pendidikan berbasis kesehatan dan spiritual terhadap penderita Leukemia usia dini di Yogyakarta.

“Berdirinya Laskar Darah ini didasarkan atas rasa kepedulian terhadap anak-anak penderita leukemia usia dini khususnya di Yogyakarta, mengingat Provinsi ini merupakan salah satu tujuan pengobatan anak-anak leukemia dari berbagai Provinsi di Indonesia dan menjadi Provinsi dengan jumlah penderita leukemia usia dini terbesar di Indonesia” ujar Amar saat ditemui usai sosialisasi dan peresmian Laskar Darah di Perpustakaan Bintaran Kidul, Yogyakarta, Jumat (20/3/2015).

Menurut Amar, jumlah penderita Leukemia usia dini di DIY cukup signifikan, ia juga memaparkan data yang didapat dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sardjito. “Berdasarkan data dari RSUP Sardjito, tercatat dari 200-300 kasus kanker di Yogyakarta, 30-40% jumlah tersebut mengidap leukemia usia dini,” tuturnya.

Alasan lain pentingnya program Laskar Darah ini adalah masih kurangnya media bagi advokasi kepentingan para penderita Leukemia usia dini di Yogyakarta, hal itu disampaikan Sugito, selaku dosen pembimbing program tersebut.

“Kepedulian terhadap Leukemia ini harus semakin digalakkan dan dikembangkan, tidak hanya sebatas pemberian edukasi saja, namun diperluas lagi, sehingga Laskar Darah akan menjadi media bagi advokasi kepentingan para penderita leukemia usia dini di Yogyakarta,” ungkap Sugito dalam pidato peresmian Laskar Darah.

Lebih lanjut, menurut koordinator lapangan Imam Hidayat, program ini akan dilaksanakan 1 kali dalam seminggu di Perpustakaan Desa Bintaran Kidul Mg II Rt.10 Rw 3. Program-program tersebut adalah, Education and Health, Education and Spiritual, Fun Learning dan Blood Base.

Dukungan program ini pun datang dari berbagai pihak, salah satunya adalah masyarakat desa setempat. Perangkat Desa yang diwakili ketua RW 3 desa Bintaran Kidul menyambut baik program yang dilaksanakan di daerah tersebut. “Program ini sangat didukung penuh oleh warga dan menjadi berkah tersendiri karena bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya penderita Leukemia usia dini di Yogyakarta,” sambutnya.

Selain Amar dan Imam, program ini beranggotakan Thaibatul Aini, Arifka Astuti, dan Desy Rahmayani. Amar berharap program ini akan berlanjut dan memberi manfaat yang luas. “PKM ini memang bertujuan ke PIMNAS, namun memberi manfaat bagi masyarakat itu lebih penting,” tutupnya. (DFR)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar