Ibu Dalam Bingkai Derita

Oleh Achmad Sabil



Ibu,
Aku bersimpuh lagi dihadap derita
Luka dan darah tak lagi bisa kupilah

Di tiap terik surya aku berjalan memapah kesendirian
Resahku kan menjelma lamunan dalam kekosongan
Tak ada penghidupan di sana, Ibu
Hanya derita dan suara jeritan orang-orang kelaparan

Ibu,
Aku takkan rapuh meski lapar dan dahaga
Sebab itu bagiku sudah biasa

Hidup dalam rangkulan doamu tlah cukup membuatku mengiba
Pada diriku atau bukan diriku dalam ketiadaan manusia
Hanya kesadaran ini yang menuntunku untuk senantiasa mengada dalam bait per bait doa-doamu

Kaulah, Ibu
Yang menjadikan aku ada karena keberadaanmu
Memang derita tak pernah ada habisnya
Dan makna penciptaan kutemukan di sana

Semua karena kuingat engkau, Ibu

Di tiap sujudku
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar