ACFFest 2015: Semarakkan Budaya Anti Korupsi Melalui Film





Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sukses mengadakan Roadshow Movie Day Anti Corruption Film Festival (ACFFest) 2015 bertempat di Gedung Societet, Taman Budaya Yogykarta pada Selasa (17/02), setelah sebelumnya digelar di Jakarta pada tanggal 11 Februari 2015. Acara yang dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dengan tema ‘Make Your Move, Make Your Movie!’ ini dibuka dengan film pendek Sejarah Pemberantasan Korupsi di Indonesia dan film karya Ani Ema Susanti berjudul ‘Muda=Anti Korupsi’. Dilanjutkan dengan talkshow ‘Film sebagai Bagian dari Gerakan Anti Korupsi’ bersama Bowo Leksono, sineas muda asal Purbalingga, Ari Nugroho selaku perwakilan panitia ACFFest, dan Dedie A Rachim perwakilan dari KPK. Selain itu, KPK juga turut mengundang Seno Aji Tulus dan Steve Pillar Setiabudi.

“Saya pikir, perjuangan pemberantas korupsi itu adalah perjuangan seumur hidup. Ini adalah hal yang harus kita kejar dan perjuangkan,” ujar Dedie A Rachim selaku Direktur Pendidikan dan Layanan Masyarakat KPK saat ditanya mengenai sampai kapan negara kita melawan korupsi. Lewat film Sejarah Pemberantasan Korupsi diawal, telah dijelaskan bahwa sejak awal kemerdekaan korupsi memang sudah ada. Faktanya sampai hari inipun korupsi tidak juga berkurang. KPK dengan segala daya upaya yang ada ternyata tidak cukup. Ternyata kebanyakan proses perjuangan korupsi hanya mengandalkan dari sisi penegakkan hukum saja, artinya hanya masalah penindakkan saja yang dilakukan.

“Kita lupa bahwa memberantas korupsi juga perlu membangun suatu budaya baru,” lanjut Dedie. Sebuah bangsa harus memiliki cita-cita, dan cita-cita bangsa Indonesia saat ini adalah menjadi negara yang bebas korupsi. “KPK telah berupaya melakukan tindakan, membangun nilai-nilai anti korupsi, mendorong pemerintah untuk membentuk sistem yang baik, namun ternyata hal ini belum cukup. Karena memang banyak hal yang perlu diluruskan dari negara ini, Jadi, sebegitu besar perjuangan yang harus kita perjuangkan untuk masa depan kita sendiri,” lanjutnya.

Pada ACFFest tahun ini, KPK mengajak masyarakat luas khususnya generasi muda untuk bergerak dan menyuarakan semangat budaya anti korupsi lewat media perfilman. “Menurut riset, masyarakat Asia pada umumnya adalah masyarakat visual. Diera digital sekarang ini, film merupakan media visual yang dekat dengan kita, karenanya media film kita posisikan sebagai semangat untuk gerakan. Sehingga ACFFest inipun dari awal dirancang bahwa ini adalah suatu gerakan perlawanan terhadap korupsi, gerakan untuk menggalang anak-anak muda dan masyarakat untuk bersama-sama dengan KPK berjuang melakukan gerakan perlawanan terhadap korupsi,” ujar Ari Nugroho.  

Antusiasme publik pada acara ACFFest semakin meningkat dari tahun ke tahun. ACFFest pertama kali hadir pada tahun 2013 dengan jumlah 181 peserta yang mengirimkan karya filmnya. Disusul tahun 2014, angka peserta naik dua kali lipat dengan 333 film yang masuk. Hal ini membuktikan semangat generasi muda untuk terus mendukung gerakan anti korupsi di Indonesia. ACFFest juga turut mempromosikan citizen journalism, dimana saat ini semua orang dapat mengabarkan peristiwa yang terjadi di sekitar lewat gadget-nya masing-masing.

Kategori yang dikompetisikan pada ACFFest 2015 antara lain film fiksi pendek, film dokumenter pendek, film animasi pendek, video citizen journalism, dan public service announcement (PSA) atau iklan layanan masyarakat. Ari Nugroho menambahkan, untuk tahun ini ACFFest akan bekerja sama dengan stasiun TV nasional, sehingga video pemenang kategori PSA bisa ditayangkan di stasiun TV tersebut. Pendaftaran karya dimulai pada tanggal 11 Februari 2015 hingga 5 Oktober 2015, dan terbuka untuk pelajar dan umum untuk seluruh kategori.

Roadshow Movie Day terbagi menjadi dua sesi, setelah break siang, acara dilanjutkan dengan pemutaran film pemenang & nominasi ACFFest 2013 dan 2014. Empat judul film yang akan diputar yakni: pemenang kategori dokumenter umum 2013 Sekolah kami hidup kami, Nominasi fiksi umum 2014 Boncengan, Pemenang fiksi umum 2014 Jumrah, dan film dari KPK Selamat Siang Risa. Roadshow Movie Day ACFFest 2015 juga akan digelar di beberapa kota lain diantaranya Solo, Surabaya, Aceh, Indramayu, Lampung, Sumbawa, Pontianak, dan Kendari. (LR/SLS)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar