BEM UMY Pelopori Diskusi Kebangsaan Lintas Universitas

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BEM KM UMY) sukses mengadakan Diskusi Kebangsaan dengan tema “Menyikapi Isu-Isu Kebangsaan Terkini”Diskusi kali ini menghadirkan Eko Prasetyo selaku Ketua Social Movement Institute sebagai pemantik. Diskusi Kebangsaan ini lebih fokus membahas masalah kenaikan harga BBM di tengah stabilnya harga minyak dunia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan-perwakilan BEM KM seluruh universitas yang ada di Yogyakarta dan dimulai pukul 19.00 WIB ini bertempat di Gedung AR Fachrudin lt. 5, Kampus Terpadu UMY, Kasihan, Bantul, Yogyakarta (20/11). 

Menurut Eko, mahasiswa-mahasiswa di Yogyakarta harus bersinergi dan bergabung menjadi sebuah kesatuan supaya bisa lebih menekan pemerintah. “Mahasiswa jangan meniru slogan Yogyakarta yang ‘Berhati Nyaman’. Mahasiswa harus gelisah, kalau tidak gelisah terhadap kebijakan pemerintah bukan mahasiswa namanya,” ungkap Eko.

Eko juga mengapresiasi acara yang diselenggarakan oleh BEM UMY ini sebagai pelopor mahasiswa supaya bisa melakukan hal serupa di universitas lain. Diskusi terasa hidup ketika salah satu peserta mengungkapkan pendapatnya terhadap kebijakan Presiden Jokowi baru-baru ini, yaitu menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Yang segera ditanggapi oleh peserta lain.

Menurut salah satu peserta, Shidqi Noer Salsa, demo-demo tidak harus selalu berujung anarki agar pemerintah merespon demo itu. “Telah terbukti hanya dengan tagar #ShameOnYouSBY di twitter beberapa waktu lalu terhadap RUU Pilkada. Itu salah satu bukti kuatnya media elektronik sekarang ini untuk menekan pemerintah,” kata Shidqi. (BRY/NOR/DEN)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar