Catatan Hina



Catatan Hina
By: K. L.

Telah kucuci seluruh lembar malam
yang pernah kita nodai
pun setiap helai angin
telah aku bersihkan dari aroma busuk perjanjian kotor
tapi purnama masih memuntahkan umpatan
atas perlakuan hina itu
telah aku basuh seluruh sisa percikan noda
pada tiang-tiang sore
juga pada udara pagi
telah kusiramkan wewangian serupa minyak kasturi
tapi dilangit siang masih tersisa catatan hina
tentang perjanjian kotor
bersama aroma yang sangat menjijikan
kau memintaku
melempar seluruh dosa ketengah lautan
untuk diterkam buasnya ombak
tertelan kedalam perutnya
hingga hilang seluruh jejak perjanjian kotor
tapi apa mungkin semudah itu
semudah menghapus kesalahan penulisan
pada kalimat syair yang keliru
dosa kita bukan oleh tinta pena
lalu kau memintaku
menghilangkan jejak kita dari bumi ini
dari tatapan matahari
dari intaian purnama
juga dari subuh yang selalu membuat kita terjaga
maka usailah seluruh kisah perjanjian kotor
tapi apa mungkin semudah itu
semudah bersembunyi dari musuh
dosa kita bukan pada mereka
tapi pada…..
(ah, masih pantaskah kita yang kotor menyebut nama-Nya)




Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar