3 Pilar Dalam Mewujudkan Kemajuan Bangsa.


ilustrasi

Yogyakarta, Nuansa Online, - Seminar nasional yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dengan Tema Memperkokoh 3 Pilar Pembangunan Bangsa,melalui Pendidikan, Ekonomi, dan Politik pada Rabu (07/05). Menghadirkan pembicara Bapak Muhammad Hanafi Rais (Sebagai Pembicara Inti) menggantikan Bapak Amien Rais, Sebagai pembicara inti. Tidak hanya menghadirkan mantan dosen Universitas Gadjah Mada dan politikus yang saat ini siap duduk dikursi DPRRI Senayan, seminar yang diselenggarakan di gedung AR-Fahrudin B UMY ini juga menghadirkan pembicara dari Dosen Fakultas Ekonomi UMY, bapak Dr. Immamudin Yuliadi SE, Msi, Bapak Sobar SE, dan dari Lembaga Pengkajian Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah Yogyakarta, Bapak Drs. H. Said Tuhuleley.

Dalam seminar tersebut, para pembicara mengangkat isu permasalahan dalam sistem pendidikan yang cenderung mekanisme, sumber daya manusia yang mempengaruhi tinggi rendahnya perekonomian masyarakat, dan kebijakan-kebijakan birokrasi perpolitikan di Indonesia yang berimplikasi pada pembangunan bangsa.


Pembicara memaparkan bahwa perekonomian yang baik, akan memudahkan masyarakat untuk mengakses pendidikan yang kemudian akan menciptakan sumber daya manusia yang handal. “Pada intinya, kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses pendiikan dan kesehatan”. Ujar Dr. Imamudin Yuliadi SE, Msi. Selain itu Drs. H. Said Tuhuleley mengatakan bahwa, sangat penting bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan kemahasiswaan dan organisasi diluar kegiatan perkuliahan dikampus. “Sangat penting bagi mahasiswa perguruan tinggi untuk mengikuti kegiatan organisasi, untuk mengasah soft skill mahasiswa tersebut, dan untuk memperluas pengetahuan, sehingga mahasiswa tidak terdokrin dalam otoritasisasi birokrasi kampus.” Ujarnya.

Menurut Mario, selaku panitia acara, seminar memperkokoh 3 pilar pembangunan, meliputi Pendidikan, Ekonomi, dan Politik ini bertujuan untuk membuka wawasan para peserta tentang permasalahan yang menjadi penghabat dalam kemajuan bangsa, selain itu, Mario juga mengatakan bahwa hal yang terpenting seperti pendidikan sebagai pondasi awal sebuah pembangunan sering terlupakan. "Kita sering melupakan peran penting pendidikan, sebagai pondasi dasar dalam mewujudkan politik yang memihak pada kepentingan masyarakat. Karena banyak sekali para politikus yang berpolitik, tetapi kurang terdidik.” Ujarnya. “Ini juga untuk mengantisipasi untuk menghindari politikus yang menjalankan politik tanpa pendidikan.” Tambahnya.

Seminar yang diakhiri dengan banyak memberikan doorprize pada peserta tersebut diakhiri dengan rasa puas para pesertanya. “Alhamdulillah ya, walaupun pak Amien Rais tidak jadi datang untuk mengisi acara, tetapi seminar ini tetap berakhir dengan memuaskan.” Ujar novi, salah satu peserta seminar pada penutupan acara. (MAHA)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar