Milad UMY ke 33: Berubah atau Kalah


NO - Menginjak umur ke 33, UMY saatnya untuk segera berbenah diri dan berubah menjadi lebih baik. Sebagai kampus besar Islam, UMY harus besungguh-sungguh berubah untuk memperbaiki diri untuk menggapai Ridho Allah. Pilihannya hanya ada dua hal, segera berubah atau kalah. 

Demikianlah yang disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, dr. Agus Taufiqurrahman dalam refleksi Milad UMY ke 33, Jumat (28/2) di Sportorium. “Berubah berarti berjuang untuk membuang segala hal-hal yang kotor dan selalu memantaskan diri untuk menjadi lebih baik.” ungkapnya. Agus juga menyampaikan bahwa perubahan segala hal berawal dari komitmen semua elemen yang ada di UMY dengan menyatukan hati untuk menggapai  ridho dari Allah SWT. Budaya kerja dan etos yang baik yang harus ditingkatkan dan juga kebersamaan dan keikhlasan yang harus dimiliki oleh seluruh civitas akademika di UMY.  “komitmen, etos yang baik, kebersamaan dan keikhlasan adalah sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap elemen di UMY.” Imbuhnya di acara yang dihadiri oleh pejabat kampus dan seluruh civitas akamedika UMY.

Rektor UMY,  Prof. Dr. Bambang Cipto, M.A. juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa UMY dengan segala pencapaiannya hendaknya harus bersyukur dan selalu berusaha untuk menjadi kampus yang menjunjung keislaman, juga Muda Mendunia. Hal itu juga senada dengan kalimat yang disampaikan oleh Dasron Hamied Ketua BPH UMY dalam sambutannya di acara Malam Refleksi Milad UMY ke 33 bahwa, “syukur yang dipanjatkan tidak hanya sekedar ucapan saja, melainkan juga dengan ikhtiar, meningkatkan kinerja UMY sebagai Universitas yang Unggul dan Islami”.

UMY yang didirikan pada 1 Maret 1981 silam telah melewati jalan terjal dan berbagai tantangan hingga sampai di umur 33 tahun ini. UMY didirikan dari sebuah ide dan mimpi para pendiri terdahulu. Berbagai cara dilakukan untuk merealisasikan sebuah ide membangun sebuah institusi pendidikan Muhammadiyah yang besar. UMY melewati proses yang panjang untuk menjadi sebuah perguruan tinggi Islam yang Besar seperti sekarang, “ kita punya mimpi dan ide yang menjadikan UMY dapat berkembang pesat seperti sekarang. Itulah the power of idea”. Tutur Dr. Chairil Anwar , ketua Majelis Dikti Muhammadiyah. 

Acara yang juga dimeriahkan oleh penampilan Drum Corps UMY dan PSM Sunshine Voice menjadi awal dari rangkaian acara peringatan Milad UMY  yang akan dilaksanakan sampai April mendatang. Di malam refleksi UMY diharapkan dapat mengepakkan sayap ke seluruh Dunia mulai dari sekarang, UMY harus mengepakkan sayap ke seluruh dunia.” tutur Chairil. Di Umur yang masih muda ini UMY sebagai Perguruang Tinggi Islam diharapkan dapat selalu terus memperbaiki diri menjunjung tinggi nilai islam dan tetap muda mendunia, juga selalu berkonsisten dengan segala aturan-aturan yang dibuat. “UMY semoga bisa tetap muda mendunia dan bebas asap rokok.”harap Pipit, mahasisiwi UMY. (Lia)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar