MILAD Teater Tangga ke 19: Menuju Tangga yang Dewasa

Pementasan teater Los Bgandos de Los Pencos dalam Milad Teater Tangga, Sabtu (4/1)
Bertambah umur berati ada harapan baru untuk semakin maju, dan semakin dewasa. Menjadi wadah dimana para seniman-seniman muda panggung dan sastra dapat berkembang dan berkarya. Demikianlah yang disampaikan M. Yudha Pratama dalam sambutannya pada acara malam puncak perayaan Milad UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Teater Tangga (TeTa). Perayaan Milad Teater Tangga yang jatuh pada 27 Desember 2013 yang lalu ditutup dengan pertunjukkan teater Los Bagados de Los Pencos, bertempat di Pendopo Kantin Selatan UMY, Sabtu(4/1).  
Acara juga dihadiri oleh wakil rektor III Bapak  Sri Atmaja P. Rosyidi., Eng, Ph.D beserta Bapak Sugito, S.IP., M.Si dari Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni ini mengusung sebuah tema dalam umurnya yang kini telah menginjak angka 19 ini “Milad TETA yang mengusung tema menuju tangga yang dewasa dan giat berkarya dimaksudkan agar sebagai mahasiswa kita tidak hanya dewasa dalam berpikir, tapi juga harus giat dan rajin berkarya”, tungkasnya Yudha saat diwawancarai di lokasi pementasan.
Yudha yang sekaligus menjadi sutradara pementasan teater yang berjudul Los Bagados de Los Pencos ini memaparkan bahwa naskah pementasan ini merupakan adopsi dari karya milik WS. Rendra yang bertema sosial. Bercerita tentang sebuah rumah sakit jiwa yang dihuni oleh geng bernama Los Bagados de Los Pencos yang ingin melakukan perlawanan kepada pemimpin rumah sakit jiwa, yaitu dokter dan mantrinya. “sebelumnya kami sudah melakukan observasi ke rumah sakit jiwa di kawasan Pakem untuk mengenal dekat dan dapat menjiwai secara langsung peran orang gila”, paparnya.

Dalam acara ini, juga diumumkan pemenang Lomba puisi se-UMY yang sebelumnya telah diadakan di Lantai Dasar Plaza Bintang UMY pada Jum’at (3/1). Amoeng Soewito selaku kordinator acara memaparkan bahwa lomba puisi ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai fakultas.
“Bagi saya lomba puisi ini merupakan terapi jiwa dan konsumsi batin tersendiri, karena dengan mengikuti lomba ini saya dapat berkomunikasi dengan penyair-penyair yang sudah mendahului kita di alam sana” tutur Deni, salah satu peserta yang lolos dalam 10 besar. 
Juara pertama diraih oleh oleh Rumaida dari Fakultas Ekonomi, juara kedua Citra Monalisa dari Fakultas Isipol dan juara ketiga diraih oleh Avizditya dari Fakultas Pertanian. Para pemenang dianugrahi piala, sertifikat dan uang pembinaan. (Z.Hilmi)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar