Pelantikan bersama : KSR PMI Yogyakarta

NO - Sabtu (21/12/13), pukul 21.30 WIB terlihat beberapa anggota KSR PMI (Korps Sukarela Palang Merah Indonesia) sedang sibuk membangun tenda di tengah lapangan depan gedung Student Center UMY. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian simulasi dalam acara pelantikan bersama KSR PMI se-Yogyakarta. Acara pelantikan ini diikuti oleh 8 unit KSR PMI dari 8 kampus yaitu  UAD, UIN, Universitas Sanata Dharma, UPN Veteran, Insiper, Universitas Mercubuana, UMY, dan Stikes Surya Global, serta 1 unit dari markas KSR PMI Yogyakarta.

“Total peserta keseluruhan dari 9 unit ini ada 216 orang. Pelantikan ini merupakan acara tahunan yang terjadwal, seperti pelantikan UKM-UKM pada umumnya. Setiap tahun, pelantikan 8 unit sengaja dilaksanakan secara bersama-sama untuk memupuk keakraban diantara para relawan.Tahun 2013 ini nambah satu unit KSR, yaitu unit 11 dari Stikes Surya Global, berharap saja tahun depan nambah satu lagi. Jadi makin banyak kampus yang siap siaga”, papar Firdaus, selaku pendamping simulasi dan monitoring, seksi KSR dari markas, yang mengkoordinir 9 unit yang ada di kota Yogyakarta.


Gambar di ambil dari google.com


Rangkaian acara pelantikan bersama ini dimulai pada hari Jumat pagi, (20/12/13). Pukul 06.00 WIB, peserta dikumpulkanuntuk cek perlengkapan, dan barang-barang yang akan dibawa untuk simulasi. Kemudian peserta longmarch dari markas Kota Gede, berjalan kaki dengan rute menuju UAD, UIN, Universitas Sanata Dharma, UPN Veteran, Insiper, Universitas Mercubuana, UMY, Stikes Surya Global, dan tujuan terakhir yaitu ke markas KSR. Di UPN Veteran misalnya, peserta melakukan simulasi untuk lakalantas dengan korban banyak, dan kerusuhan. Di Insiper, karena hujan deras dan cuaca tidak mendukung, para peserta istirahat disana. Esok paginya peserta langsung melanjutkan perjalanan ke Universitas Mercubuana, kemudian mampir ke PMI Daerah di Ringroad lalu ke UMY. Acara pelantikan yang berlangsung tiga hari ini berakhir pada Senin (23/12/13).

Yang paling terpenting dari tujuan diselenggarakannya pelantikan bersama ini adalah implementasi dan aplikasi dari semua materi yang sudah para peserta dapatkan. “Dengan konsep pelantikan tahun ini yakni dengan muter unit, muter dari satu kampus ke kampus yg lain dapat, diharapkan dapat memberikan gambaran nyata  kondisi kampus itu masing-masing.” jelas Firdaus. 

Sedangkan untuk konsep longmarch sendiri bertujuan untuk menguji dan melihat kondisi fisik peserta saat jalan kaki dengan rute yang cukup jauh. “Ketika jalan dalam kondisi capek, akan terlihat mentalitas mereka terhadap teman mereka seperti apa. Bagaimana melihat kondisi mental mereka pada saat paling lelah karena diforsir terus selama tiga hari. Menurut pengalaman, ketika Merapi meletus kemaren, kita diforsir selama tiga bulan. Ini baru tiga hari, gimana sih kondisi mereka. Ketika ada bencana beneran, jangan sampai mereka trouble sendiri.” tambah Firdaus.Firdaus berharap, dari 216 orang ini tetap terjaga sampai kedepan lagi, mereka yang sudah lulus pun diharapkan masih aktif di KSR, sama dengan harapan UKM-UKM pada umumnya. “Semoga mereka ilmunya bisa diaplikasikan. Karena Ini sudah musim hujan, kulonprogo sudah banjir, bantul sudah banjir,  kota sudah banjir, bisa aplikatif. Dan semoga tahun depan bisa bertambah unit baru lagi.” lanjut pria berkacamata ini.

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar