BERIKAN AKSI BUKAN TEORI

             NO- Kepanduan Hizbul Wathon harus mempunyai prinsip 1% teori kemudian sisanya 99% berkeringat dalam hal ini buktikan dengan aksi untuk masyarakat karena mereka membutuhkan bukti kerja bukan hanya sekedar teori dalam kelas.
            Seperti itulah yang disampaikan oleh Prof. Bambang Cipto selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam sambutan pelantikan Hizbul Wathon (HW) yang mengusung tema ‘Perkuat Barisan Dalam Ukhuwah Islamiyah’, bertempat di gedung AR. Fachrudin B lt.5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ahad (15/12).
Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Dede Haris Sunarno selaku Pimpinan Hizbul Wathon wilayah Muhammadiyah. Dede menyampaikan pesan, bahwa pendirian HW Qobilah UMY yang pertama kalinya ini diharapkan agar pengurus yang telah dilantik dapat menjaga amanah yang telah diberikan kepada mereka, salah satunya adalah dengan membuktikannya melalui perbuatan dan tindakan.
“perlu diperhatikan bahwa amanah yang diemban harus dijaga dan dibuktikan dalam aktivitas sehari-har,i bahwa HW tidak hanya berhenti diucapan saja tapi juga aksi nyata” paparnya.
Dimas selaku Pimpinan HW terpilih, mengharapkan minat mahasiswa akan meningkat dalam mengikuti kegiatan kepanduan ini, karena HW sendiri merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang langsung dibawahi oleh UMY. Selain itu, diharapkan HW qobilah UMY yang baru saja berdiri ini dapat terus berkembang menjadi lebih baik dalam hal pengaplikasian setiap kegiatannya.
“HW sendiri merupakan unit kegiatan mahasiswa yang langsung dibawah kampus, harapannya minat mahasiswa dapat bertambah serta dalam implementasi kegiatan HW sendiri semoga nantinya dapat lebih tertata lagi.” ungkap Dimas. (Thon/MJ)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar