METOPEN I : Stimulasi Mahasiswa dalam Melakukan Penelitian





Bapak Hilman Latief saat menyampaikan motivasi tentang penelitian kepada mahasiswa (23/11)


  Tantangan yang dihadapai Universitas Muhammadiyah Yogyakarta saat ini adalah bagaimana menjadikan mahasiswa berprestasi dan meningkatkan pertisipasi mahasiswa. Yang mana  selaku  komunitas akademik indikatornya adalah ketika mampu memproduksi atau menghasilkan karya-karya di bidang akademik atau ilmiah, salah satunya dengan melakukan kegiatan penelitian. Disinilah peran UKM sebagai generator dalam menggairahkan mahasiswa untuk melakukan penelitian.

Hal ini disampaikan oleh Bapak Hilman Latief, M.A., Ph.D selaku kepala Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengembangan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam acara Metopen I yang mengangkat tema Motivasi Penelitian Mahasiswa, diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Penelitian Mahasiswa (KPM) bertempat di ruang Stadium General Fakultas Teknik pada Sabtu,(23/11).

Dalam acara Motivasi Penelitian Mahasiswa ini, Hilman mengatakan beberapa faktor yang mendasari mengapa tidak melakukan kegiatan penelitian salahsatunya adalah karena ketidak tahuan dan kurangnya rasa ingin tahu (curiousity) atau dorongan diri untuk mengetahui sesuatu. karena ketika seseorang sudah memiliki rasa ingin tahu yang tinggi maka ia akan lebih sering bertanya karena kegiatan penelitian sebenarnya adalah upaya dalam menjawab pertanyaan akan sesuatu.
“Salah satu faktor mengapa tidak melakukan penelitian dalah ketidaktahuan. Curiousity atau rasa ingin tahu yang tinggilah yang harus anda pupuk dari sekarang, tanpa rasa ingin tahu yang tinggi kita akan menjadi half human” paparnya.

Hilman menambahkan bahwa dalam penelitian, ketika mengajukan sebuah pertanyaan tentulah harus memiliki senjata yang mana adalah wawasan dan pengetahuan yang ditumbuhkan dari proses belajar. Salah satunya dengan membaca dapat melatih berfikir secara kritis atau yang disebut dengan critical thinking.
“Untuk mengajukan sebuah pertanyaan dibutuhkan suatu refleksi, ketika kita tidak paham akan sesuatu dan tidak sampai pada tahap refleksi maka pertanyaan tidak akan muncul” imbuhnya.

Diakhir sesi, Hilman juga menandaskan bahwa Penelitian menjadi sangat penting untuk mahasiswa selain menjadi prestasi tersendiri bagi mahasiswa dapat digunakan sebagai senjata ketika ingin bekerja, mencari dana penelitian yang lain, juga sebagai modal untuk melanjutkan studi di luar negeri.
“Sekarang banyak sekali beasiswa tersedia tetap yang bisa mendapatkannya hanya terbatas karena angka yang berminat dalam penelitian tidak banyak, maka kini kembangkanlah potensi anda dan katakanlah bahwa anda memiliki kapasitas didalam bidang anda” ungkapnya. 

Menurut Ilham  Firmansyah selaku ketua KPM, menyatakan bahwa Metopen I ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswa bagaimana memiliki sikap dalam penelitian yang nantinya akan dibutuhkan oleh mahasiswa selain untuk mengetahui lebih jauh tentang penelitian dan sistematikanya, salah satunya juga sebagai bekal untuk menghadapi tugas akhir atau skripsi.
“Ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk menimba ilmu, untuk mencari apa itu riset, observasi, dan sistematikanya yang nanti salahsatunya akan dibutuhkan ketika anda menghadapi skripsi” ungkapnya saat ditemui di akhir acara Metopen I (Rullya/Thari)

















Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar