Aksi Damai Mahasiswa: Pemerintah Harus Perhatikan Nasib Buruh

Gambar Ilustrasi milik google.com

           Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (PEMBEBASAN) mengadakan aksi damai mendukung mogok nasional buruh pada 28 – 30 Oktober. Dalam aksinya ini, para mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan, diantaranya jaminan pendidikan, menaikkan upah buruh hingga 50%, penghapusan outsourching dan beberapa tuntutan lain. 
Para pendemo juga menyuarakan kritik terhadap pemerintah, seperti SK Menteri Perindustrian Nomor 620 tahun 2012 yang dianggap membatasi ruang gerak buruh. Selain itu, system kerja outsourching juga dianggap melanggar hak – hak buruh karena tidak ada kepastian kerja dan jaminan social bagi buruh. ”Pemerintah sudah tidak memanusiakan buruh melalui sistem kerja outsourching”, tutur Sahman, salah seorang pendemo. 
Mereka juga mengkritik system pendidikan yang cenderung komersil. Pada akhirnya, biaya pendidikan menjadi semakin mahal dan hanya bisa dijangkau oleh masyarakan ekonomi menengah keatas. “masyarakat perlu pendidikan, dengan pendidikan anak bangsa bisa cerdas dan tidak bisa dibodohi,” jelasnya.
Dalam orasi tersebut, mereka juga mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif terkait isu buruh. Sebagai agent of change, mahasiswa diharapkan mampu memperjuangkan nasib buruh dan masyarakat menengah kebawah. Mahasiswa dianggap memiliki keterkaitan dengan buruh, karena banyak lulusan sarjana kesulitan mencari pekerjaan, sementara para buruh dibayangi ancaman PHK. Sehingga mahasiswa dan buruh sama – sama terancam menjadi pengangguran. Para demonstran juga mengadakan aksi teatrikal yang menggambarkan ketidak adilan oleh perusahaan terhadap buruh buruh.
Para pendemo mengawali aksinya dari pelataran sportorium UMY menuju kantin selatan dan berakhir di loby FISIPOL UMY. Aksi ini melibatkan sekitar 38 mahasiswa gabungan beberapa kampus di Yogyakarta. Terkait dengan agenda mogok nasional ini, PEMBEBASAN akan terus mengadakan aksi dukungan dan mengajak masyarakat untuk terlibat dalam aksi mereka.(Nang)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar