Menulis Kreatif Bersama Komunitas Menulis (Kumis)


NO- Berkarya itu bukan hanya sekedar angan-angan saja namun harus diwujudkan, dan ketika terwujud akan terbukti bahwa kita adalah orang-orang yang kreatif karena nantinya karya kita akan dapat dinikmati serta diapresiasi oleh banyak orang. Ketika kita semua pandai menulis, hal ini menunjukkan bahwa wacana akademik dan kultur ilmiah sudah mulai berjalan ditambah dengan berjalannya kultur kreatif yang tumbuh dalam diri kita.

Demikian yang disampaikan oleh Zuhdan Aziz S.IP., S.Sn., M.Sn selaku Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi dalam sambutannya pada acara Launching Buku kumpulan cerpen ke 2 oleh Komunitas Menulis (Kumis) yang berjudul “The Puzzle of You and Me” yang bertempat di Ruang Sidang Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Senin (21/10)

Buku “The Puzzle of You and Me” adalah buku yang  berisi kumpulan cerpen dari 15 orang anggota kumis UMY, yang mana komunitas menulis ini sebelumnya telah sukses melaunching buku kumpulan cerpen pertamanya yang berjudul “The Hybrid Theory”.

Dalam sambutannya Holy Lathifah selaku ketua panitia dalam acara launching buku kumpulan cerpen “The Puzzle of You and Me” memaparkan bahwa buku ini terdiri dari 15 tulisan dari penulis yang menuliskan beberapa sudut pandang yang berbeda—beda dari dua tokoh utama, bernama Nathan dan Gendhis. “cerita tentang Nathan dan Gendhis dalam cerita di novel ini diambil dari latar belakang yang berbeda, dengan setting yang berbeda, bahkan dalam karakter yang berbeda-beda. Ada yang menulis bahwa Nathan dan Gendhis ini adalah dua orang sahabat, teman kecil, bahkan ada yang menulis mereka sebagai dua orang musuh” paparnya.

Acara launching ini diikuti dengan sesi sharing kepenulisan bersama Fajar Junaedi selaku dosen Ilmu Komunikasi UMY juga Nasa Noalsya yaitu salah satu dari 15 penulis yang ada dalam buku kumpulan cerpen “The Puzzle of You and Me” dan juga “ The Hybrid Theory”.

“sekarang menulis itu bukan hanya bermimpi, mengutip dari kata-kata Pramoedya Ananta Toer yaitu yang tidak lain adalah menulislah, atau kamu hilang ditelan pusaran zaman. Maka, jika anda ingin dikenal menulislah” papar Fajar Junaedi yang ikut berbagi pengalaman tentang bagaimana awal berkenalan dengan dunia tulis menulis dan juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus mengembangkan minatnya dalam dunia tulis menulis.

Senada dengan itu Nasa Noalsya sedikit berbagi tentang pengalamannya tentang bagaimana ketika ia ingin memulai sebuah tulisan. “mulailah menulis, mulailah dengan apapun yang bisa kau tulis. Karena pada dasarnya  di setiap langkahmu berjalan disana pasti ada cerita”  pungkasnya. (adam/thari)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar