Melangkah Bersama Satukan Hati Keluarga Pertanian



NO- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tahun ini kembali mengadakan Masa Ta’aruf (Mataf) mahasiswa baru tahun ajaran 2013-2014. Acara yang berlangsung hari Senin(2/9) ini dihadiri semua mahasiswa baru dan panitia penyelenggara mataf itu sendiri, yang pembukaannya di lakukan di sportorium UMY.
Tidak terkecuali para mahasiswa baru Fakutas Pertanian UMY juga turut mengahadiri acara pembukaan tersebut. Fakultas Pertanian juga mengadakan mataf di gedung F7 ruang PSIK lantai 1 ini di hadiri oleh 291 mahasiswa baru, dari 2 prodi grobisnis dan agroteknik. Mataf yang di buka oleh ibu Ir. Sarjiah. M.Si ini memberikan pesan kepada para peserta agar tetap menjaga stamina selama mengikuti acara mataf berlangsung, selain itu Sarjiah juga menekankan bahwa Fakultas Pertanian itu adalah pemberi makanan pokok kepada seluruh masyarakat dunia khususnya Indonesia. Hal yang berbeda dalam pembukaan mataf pertanian adalah pembawa acara yang menggunakan 3 bahasa sekaligus dalam membawakan acara pembukan yaitu Arab, Inggris dan Indonesia.
Ditemui setelah pembukaan acara mataf Azis selaku ketua panitia menyebutkan bahwa mataf ini merukan kesan pertama yang akan timbul tentang Fakultas Pertanian. “ Untuk maba mataf ini merupakan perkenalan tidak lama tidak singkat, akan tetapi  kalau permulaannya dan kesan pertamanya bagus InsyaAllah kedepannya akan bagus juga”.
Di tahun 2013 ini sendiri panitia mengambil tema “Melangkah Bersama Satukan Hati Keluarga Pertanian” panitia mengambil tema tersebut karena fakultas pertanian sudah dikenal dengan kekeluargaannya di UMY. Sedangan dari panitia sendiri tahun ini juga memperkenalkan slogan “Pertanian Satu” maksud dari slogan ini untuk menyatukan keluarga dibutuhkan kekompakan dan kebersamaan. Azis juga menyebutkan “Kalau sudah kompak, sudah satu dari awal maka kedepannya akan mudah untuk bekerjasama”.
Mataf Pertanian ini sendiri di isi dengan beberapa pemateri yang berkompeten dalam bidangnya, seperti dekan Fakultas Pertanian, WR 1 UMY Dr. Gunawan Budianto dan Suprapto selaku pemilik Joglo Tani selain itu beliau juga bergulat di LSM yang berbasis Pertanian. Dalam materi motivasinya “kalian adalah generasi terbaik” Dr. Gunawan juga sempat memberikan pesan bahwa mahasiawa pertanian akan menghadapi tantangan dalam hal pangan dunia. “Mahasiswa pertanian akan menghadapi tantangan dunia seperti permasalahan pangan, dan memajukan pertanian Indonesia. Kamu itu memberi makan pada dunia” ungkapnya.
Indonesia pernah menjadi negara yang swasembada pangan, namun beberapa tahun  terakhir ini Indonesia lebih banyak melakuakan impor pakan hal ini jelas menunjukkan bahwa Indonesia krisis dalam sektor pertanian. Dengan adanya mahasiswa baru Fakultas Pertanian maka bukan tidak mungkin suatu saat nanti Indonesia akan kembali menjadi negara yang swasembada pangan lagi. (Thon/Idr)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar