Keinginan Memenuhan Hak mengaburkan Kewajiban


            Manusia hidup adalah karena hak hidup yang mereka miliki. Manusia berorganisasi dan melakukan kegiatan sosial juga termasuk hak. Sejak SD siswa sudah di tanamkan di pikiran bahwa hak dasar itu ada tiga; yaitu hak hidup, hak milik dan hak paten atas apa yang dia temukan atau dia ciptakan. Berbicara tentang hak berarti menyangkut kebebasan. Segala kebebasan yang di atur dalam Undang-Undang negara pasal 28. Dengan adanya Indonesia sebagai negara demokratis menjadikan hak sebagai hal yang harus di lindungi adanya.
            Mahasisawa yang dikenalkan sebagai agen perubahan juga telah melakukan aksi atau demo atas hak masyarakat yang kurang terpenuhi oleh pemerintah/sebuah instalasi. Seperti Mayday demo hari buruh untuk kesejahteraan buruh yang lebih baik. Ketika di kampus misalkan hak mahasiswa untuk mendapatkan sistem pengajaran yang baik, mendapatkan fasilitas yang sesuai, mendapatkan lingkungan yang nyaman untuk belajar dan lain sebagainya.
            Tetapi ketika membicarakan pemenuhan hak, kita juga sebenarnya sedikit mengesampingkan kewajiban yang harus kita penuhi juga. Harus ada timbal balik yang di lakukan akan tetap terjaga keseimbangan. Kesejahteraan guru yang sekarang ini di naikkan harusnya menjadikan cermin, menjadikan bahan interospeksi diri para guru untuk mempelajari kembali hal-hal yang harus ditingkatkan. Sebagai seorang guru dengan kewajiban dia memberikan yang terbaik dalam membangun muridnya tidak hanya dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi juga dalam hal moral yang harus di miliki seorang anak, etika yang harus dia miliki juga. Segala pemenuhan kebutuhan pada otak kanan anak semaksimal mungkin dibantu dalam pengembangannya.
 Seperti sistem belajar dan cara mengajar. Begitu juga mahasiswa di kampus. Ketika meminta pemenuhan kebersihan, berarti kewajiban mahasiswa harus menjaga juga kebersihan yang ada. Bukan justru sesukanya membuang sampah karena mengandalkan penjaga kebersihan untuk membersihkan kampus. Kebersihan bukan hanya atas nama kebersihan kampus tetapi juga kebersihan bumi, go green yang sering diteriakkan mahasiswa di mana-mana. Selain itu meminta hak fasilitas kampus yang lengkap berarti kewajiban kita juga untuk menjaga fasilitas yang telah ada, memeliharanya dan menggunakannya dengan baik. Itu juga kewajiban mahasiswa. Tidak merusak atau mengotori-dalam bentuk apapun-fasilitas kampus seperti kursi, tempat sampah, meja, papan majalah dinding dan gedung kampus. Orang sering teriak-teriak soal haknya yang tidak atau kurang terpenuhi tetapi melupakan kewajiban yang harus dia berikan dulu. Kewajiban tidak boleh di kesampingkan saat meminta pemenuhan hak kita. (Mega)

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar