Koar Kampanye Lebih Lantang Dari Suara Adzan di Kampus Islami


NO- UMY merupakan kampus yang ungggul dan islami, itulah jargon dikampus matahari terbit ini. Pertengahan mei 2013 dimulailah aksi kampanye calon gubernur BEM FISIPOL UMY, 5 partai yang maju ke pemilihan Cagub BEM Fakultas pertarung untuk merebut suara mahasiswa.
Senin (20/5), diadakanlah debat Cagub BEM Fakultas tersebut. Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang tersebut cukup mendapat perhatian dari mahasiswa, terutama mahasiswa pergerakan seperti IMM, HMI, SEKBER, KAMMI dan lainnya. Namun, perhatian mahasiswa lainnya tercipta karena terganggu karena adanya kebisingan dan keributan di lobby FISIPOL. Secara tidak langsung acara tersebut sangat mengganggu perkuliaan, terlebih lagi acaraya mengabaikan suara adzan atau waktu sholat.
Menurut salah seorang mahasiswa FISIPOL, ASB (21), kampanye yang dilakukan minggu lalu dan acara debat kandidiat BEM FISIPOL tersebut sangat tidak ada dampaknya. ASB menganggap dengan adanya acara tersebut justru mengganggu lalu lintas di lobby Fakultas, selain itu mengganggu perkuliahan. “BEM Fakultas kan gak ada manfaatnya bagi seluruh mahasiswa FSIPOL, saya sendiri merasa tidak ada manfaatnya juga. Makanya dari dulu saya tidak pernah ikut memilih, gak ada dampaknya”, ungkap mahasiswa FISIPOL ini.
Lain halnya dengan AP (20) yang juga mahasiswa FISIPOL, kampus lebih mengatur waktu dan izin tempat kampanye dan debat tersebut. Apalagi kampus UMY yang taglinenya unggul dan islami, akan tetapi waktu sholat tidak diperhatikan. “waktu sholat kok masih kampanye dan debat, seharusnya istirahat dulu. Kuliah juga gitu, waktu sholat kok masih ada jadwal kuliah, seharusnya kan kampus yang islami harus lebih memperhatikan itu”, jelasnya. (syah)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar