BE AWARE, BE UNDERSTANDING


NO- Ada yang berbeda di perempatan 0 km (Kilo Meter) Yogyakarta pada pukul 10.00 pagi, Selasa (02/4) . Lalu lalang kendaraan bermotor tentu masih mendominasi salah satu jalan protokol di Kota Yogyakarta tersebut. Tetapi, disudut perempatan yang dikenal dengan monumen batik, dipenuhi puluhan remaja berseragam hijau muda dengan garis warna kuning di kerah lehernya. Mereka adalah siswa dari Sekolah Khusus Autis Bina Anggita Yogyakarta.
Mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa pagi itu, tepatnya tanggal 2 April 2013 merupakan Hari Autis Dunia. Dengan agenda membagikan bunga, para siswa tersebut ikut merayakannya. Bunga yang mereka bagikan pun bukan bunga biasa. Pada bunga yang terbuat dari tisu berwarna-warni tersebut, tersemat kertas kecil bertuliskan pesan singkat. BE Aware Be Understanding, Support Autism Research.
Secara harfiah, dapat dimaknai agar masyarakat dapat lebih membuka diri, yaitu dalam mencermati keadaan para penderita austis yang sesungguhnya merupakan kelompok masyarakat istimewa. mereka memiliki kelebihannya sendiri yang tidak dimiliki oleh orang pada umumnya, dan dengan kepedulian tersebutlah dapat membantu mereka untuk lebih baik dalam bersosialisasi dimasyarakat.
Kala membagikan bunga-bunga tersebut ke para pengguna jalan, senyum khas selalu menghiasi bibir mereka. Hal tersebut tentu menjadi momen yang tidak akan mudah untuk dilupakan bagi yang menyaksikannya. Walau pun tidak sedikit pula yang menolak bunga yang mereka bagikan. Tetapi mereka tetap tersenyum dan bersemangat. Didampingi para pembimbing, mereka melantangkan, “Selamat Hari Autis Dunia”. (Jey)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar