Korupsi itu Gemuk Diroda Lapuk Digerigi



Korupsi sangat merugikan bagi kebanyakan masyarakat, karena korupsi hanya memperkaya suatu pihak dan pihak yang lain dirugikan. Suatu tubuh tegak dan subur sedangkan ada tubuh yang lain kurus kerontang, itulah korupsi, bagaikan gemuk diroda tapi lapuk digeriginya. masalah korupsi tersebut bukan hanya masalah negara indonesia atau satu dau negara didunia, akan tetapi hampir seluruh negara dunia mempunyai masalah korupsi.

Begitulah yang diungkapkan oleh Prof. Jin wook choi dalam pidato milad ke-32 fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas muhammadiyah yogyakarta ( FISIPOL UMY) di ruang sidang AR. Fachruddin A kampus terpadu UMY, Rabu (20/2). Pidato milad yang  bertemakan Discovering New Knowledge Through Research tersebut juga dihadiri oleh Rektor UMY Prof. Bambang Cipto, guru besar Hubungan Internasional Prof. Tulus Warsito, Dekan Fisipol Dr. Ahmad Nurmandi dan dosen serta mahasiswa FISIPOL  UMY.

Jin wook mengatakan bahwa korupsi bukan hanya tejadi di pemerintahan negara, tapi merambah keseluruh lapisan kehidupan masyarakat. Mulai dari lembaga profit sampai non-profit, baik itu lembaga sosial dan pendidikan  bahkan lembaga agama pun tidak luput dari korupsi. Beiru juga dalam kehidupan sehari- hari, mulai dari gedung pemerintah, terminal, pasar, sekolah dan bandara.” Bahkan saya menemukan orang yang  korupsi di sebuah bandara, atau pernah juga saya menemukan orang yang korupsi di tempat pariwisata”. Kata profesor dari korea university tersebut.

Menurut Jin faktor penghambat tegaknya korupsi di indonesia sebenarnya bukan dari komisi pemberantas korupsi (KPK), akan tetapi ada di pihak polisi, jaksa dan pajak. Polisi yang terlalu berkuasa membuat masalah satu tidak kunujung selesai, ditambah dengan kejaksaan yang tidak tegas dalam menegakkan hukum. Selain itu masalah pajak di indonesia tidak dijaga dengan ketat, sehingga banyak peluang kong kali kong terjadi.” Menurut saya polisi, jaksa dan pajak merupakan faktor penghambat penegakan korupsi di indonesia bukan KPK,” ungkapnya.

Selain itu faktor yang menghambat korupsi juga diseababkan oleh terpusatnya pemerintahan indonesia, akan tetapi tidak dapat berjalan baik bdisebabkan indonesia terdiri dari pulau- pulau yang dikelilingi oleh lautan.” Dengan pemerintahan yang terpusat dan provinsinya terpisah oleh lautan, maka kondisi ini membuat kontrol korupsi di indonesia terhambat”, ungkap jin wook choi.

Adapun solusi untuk memberantas korupsi di indonesia yang ditawarkan oleh jin wook yaitu peran pemuda sekarang, sebagai pemimpin masa depan pemuda harus memiliki kesadaran tinggi akan haramnya korupsi. Selain itu upah yang memadai bagi masyrakat serta ketegasan hukum yang tidak pandang bulu.” Masalah korupsi dapat diatasi bila kesadaran diri dapat dilahirkan dari dini, itulah peran lembaga pendidikan untuk memberikan pendidikan haramnya korupsi.” Katanya.(syah)  

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar