Strategi Pemuda Membangun Bangsa di Tahun 2013

NuansaOnline- Peran pemuda sangat penting untuk menentukan kemajuan bangsa, tentunya dengan menggunakan Al-Qur’an sebagai landasan berpikir dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang seimbang di tahun 2013, tentunya diperlukan strategi-strategi yang telah terbukti sukses pada masa perjuangan Nabi Muhammad SAW yang termaktub di dalam Al-Qur’an.

Hal ini disampaikan oleh Dosen Pengajar Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (IP UMY) Dr. Inu Kencana Syafiie, M.Si. dalam Kajian Akbar bertajuk “Menuju Tahun 2013 Yang Lebih Baik dalam Perspektif Islam” di Masjid KH. Ahmad Dahlan Kampus Terpadu UMY. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Fakultas Ekonomi, Jum’at (28/12).

Inu Kencana juga menjelaskan bahwa tanpa pemikiran yang lurus di luar ajaran Al-Qur’an, degradasi moral yang sedang terjadi di kalangan pemuda akan membuat pemuda terjerumus kedalam bentuk-bentuk kegiatan tercela, sehingga bangsa ini akan terus menjadi bangsa yang sakit.

“Banyak pemuda-pemuda Islam hari ini sudah tidak mengenal sebenar-benarnya Islam, akan tetapi dengan nuansa Islam yang ada di kampus ini dapat menjadi sarana pendukung kepada pembenahan karakter pemuda yang mempunyai visi dan misi sesuai dengan ajaran Islam,” jelasnya.

Inu juga menambahkan bahwa pengalamannya mengajar di salah satu perguruan tinggi negeri beberapa tahun lalu juga memberikan pemahaman kepadanya bahwa pentingnya keadaan yang mendukung para peserta didik untuk bersikap saling menyayangi, dan toleransi antar sesama mahasiswa.

“Saya teringat dengan suatu kejadian ketika saya mengajar di salah satu perguruan tinggi negeri beberapa tahun lalu. Akhirnya saya mengerti bahwa mahasiswa harus senantiasa diberikan pemahaman yang sesuai dengan ajaran Islam yang mengajarkan rasa sayang, dan toleransi antar sesama”, tambahnya.

Di akhir penyampaian materinya Inu berharap dengan hadirnya kajian ini maka pemuda dapat termotivasi untuk menggali potensi dan kelebihan yang terdapat pada dirinya.

“Dengan adanya kajian akbar yang diselenggarakan oleh IMM ini, saya berharap pemuda akan menyadari potensi serta kelebihan dirinya, sehingga nantinya para pemuda dapat terus berkarya demi kemakmuran dan kejayaan bangsa Indonesia,” harapnya. (Salsa/Fikar)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar